bachri.com logo
bachri.com logo

STTI NIIT I-Tech | Sebuah Review Kampus Swasta di Jakarta

Kampus STTI NIIT I-TECH

Penulis: Fauzul Bachrie Nuralief

Hi, my birth name is Bachri Nur Alam, I'm 25 years old (2020), but on the internet I'm known by the name Fauzul Bachrie Nuralie, that it is my pseudo name and you can call me Fauzul or Bari, because I'm used to that call.

February 13, 2021

Kali ini saya ingin mereview salah satu Kampus Swasta di Jakarta, yakni Sekolah Tinggi Teknologi Informasi The National Institute of Information Technology I-Tech (STTI NIIT I-Tech).

 

Yang saya perlu disclaimer di awal Review ini adalah tulisan ini bergaya Story Telling bukan dengan bergaya akademis.

 

Kenapa saya mau mereview kampus ini? Karena saya kuliah disini, terhitung sudah 5 Semester saya menjalani perkuliahan di kelas Executive. Yup, saya kuliah sambil bekerja sebagai SEO Specialist & Web Development di Perusahaan Multinasional yang berdomisili di SCBD saat ini.

 

Jadi Review ini berdasarkan pengalaman, makanya saya disclaimer di awal bahwa ini tulisan bergaya Story Telling bukan bergaya akademis.

 

Okay kita mulai reviewnya

 

 

Lokasi Kampus

 

 

 

Kita mulai dari lokasi kampus dulu kali ya?

 

Lokasi STTI NIIT I-Tech ada di Jl. Asem 2 No.22, Cipete Selatan, Cilandak, Jaksel.

 

Lokasi kampus ini anti banjir! Kenapa saya tau? Karena selama 23 tahun saya tinggal di seberang kampus STTI NIIT I-Tech ini, sebelum saya pindah ke rumah sendiri di Tangerang Selatan.

 

Jadi letak kampus ini tepat di tengah-tengah dua turunan jalan. Tidak jauh dari kampus saya ini ada puluhan tempat-tempat Ngopi kekinian hits yang letaknya di Cipete Raya. Yang sering saya sambangi buat nongkrong sama teman-teman kampus selesai kuliah.

 

Tempat makan murah dan enak diluar kampus juga banyak. Tapi kalau lagi malas keluar kampus buat makan siang, di kampus juga cukup kok.

 

Karena di kampus juga ada kantin yang nyaman dan pilihan makanannya juga beragam, Kalau lagi suntuk ada meja, bola dan stick billiard yang siap jadi bahan hiburan.

 

Ada gitar nganggur juga yang boleh dimainin sama yang bisa main gitar buat nyanyi-nyanyi bareng teman-teman.

 

 

Secara lokasi, menurut opini saya pribadi cukup strategis, nyaman dan sangat memiliki keterikatan emosional dengan saya.

 

Sedari kecil saya sudah tahu ini kampus, Tapi baru berkesempatan kuliah di sana saat usia saya 24 tahun di tahun 2019.

 

Saya kuliah setelah pindah ke Tangerang Selatan, Alasan saya kuliah di STTI NIIT I-Tech sebenarnya sederhana, yakni biar ada alasan dan tujuan kalau lagi menyambangi daerah Cipete, tempat ari-ari saya dikubur, hehehe.

 

 

Area Kampus STTI NIIT I-Tech

 

 

 

Selain kantin yang saya ceritakan tadi, Kampus ini juga memiliki fasilitas seperti lapangan, parkiran luas di area kampus, mushola, toilet dan ruangan-ruangan yang cukup fungsional dan memadai.

 

Gedung kampus juga cukup Aesthetic. Warna cat yang dipilih gak mengganggu mata.

 

Kegerahan? Kayaknya gak akan sih. AC di ruangan-ruangan kampus ini cukup dingin yang menandakan maintenance nya juga cukup baik.

 

Apalagi AC tersebut untuk mendinginkan ruangan dengan kapasitas kurang lebih sampai 30 orang. Bahkan banyak mahasiswa yang gak mau duduk di bangku paling depan karena kedinginan.

 

Dengan design yang minimalis membuat mahasiswa tidak sulit untuk mencari teman-temannya dan dosen kalau lagi ada keperluan bimbingan.

 

Kalau punya gebetan anak satu kampus pun, sepertinya tidak mungkin Ghosting, kecuali si Gebetan DO dari kampus (haha).

 

 

 

Penghuni Kampus

 

 

 

Yang saya rasakan selama saya ngampus di STTI NIIT I-Tech penghuni dari mulai Staff, Security, Cleaning Service sampai Dosen semuanya friendly dan open to discuss.

 

Ini sih yang unik, yang mungkin tidak akan saya temukan di kampus lain. Senioritas? Belum ngerasain sih.

 

Bahkan alumni disini masih sering banget nongol di kampus dan kalau ngobrol pun kaya ngobrol biasa seperti teman-teman sepantaran.

 

Bahkan gak jarang saya dipanggil ‘Bang’ sama kaka tingkatan dan alumni. Pulang telat karena sering diskusi ngalor-ngidul dulu sama kakak tingakatan di Kampus, sering banget saya lakukan. Di depan mushola tuh biasanya.

 

Uniknya lagi, sudah mah sering diskusi, sering ngobrol dan ngopi bareng, Saya sering gak kenal nama orang yang saya ajak ngobrol, jadi berbaur begitu saja.

 

Kalau soal itu mungkin tergantung pembawaan kitanya aja kali ya? Kalau kita nya santai dan mudah membaur gak ada juga yang bakal ngusik.

 

Security nya juga murah senyum dan friendly, gak jarang saya ngerokok dan ngopi bareng sama Security. Sampai ada Security yang ngajak ngopi di rumahnya, karena dulu tempat kerja saya melewati daerah rumahnya dan pernah papasan waktu saya lagi di jalan.

 

Nah, ini part yang ditunggu-tunggu. “Dosennya bagaimana?”. Saya belum merasakan sih yang namanya dibikin jengkel sama kelakuan dosen. Yang jelas dosennya itu friendly. Apalagi kalo kita aktif, makin friendly juga para dosen.

 

Jangan kaget kalo suatu saat kuliah disini, pas kita curhat sama dosen itu sama seperti curhat sama teman sebaya, itu yang buat saya menilai dosen di STTI NIIT I-Tech cukup friendly. Cuma kita sebagai Mahasiswa juga sadar posisi dan tetap jaga adab juga sikap ya.

 

Dosen disini juga gak ada yang sok sibuk walaupun dosen udah pasti sibuk, tapi dosen cenderung responsif dan selalu berupaya sempetin waktu buat urus urusan Mahasiswa.

 

Biarpun sekarang online, kuliah jalan terus. Di chat via WhatsApp pun, dibalasnya gak nunggu lama asal menghubungi dosennya di waktu yang pas, jangan pas jam-jam orang lagi tidur pulas kita hubungi.

 

 

“Drama & Politik” Kampus

 

Drama Politik Kampus

 

 

Saya rasa gak cuma kampus yang mengalami drama dan politik, di tempat lain yang di-isi sama banyak orang juga seperti sekolah, kantor atau lingkungan tempat tinggal “drama & politik” jadi hal yang lumrah untuk terjadi.

 

Saya gak bisa tutup mata untuk “Drama & Politik” di kampus STTI NIIT I-Tech.

 

“Drama & Politik” hanya bahasa kiasan, dalam arti lain itu adalah masalah-masalah entah itu masalah emosional maupun teknis yang terjadi di lingkungan kampus yang tentu tidak etis apabila saya jabarkan disini.

 

Namun yang saya tahu pihak kampus cukup mampu memanage drama dan perpolitikan yang terjadi di dalamnya.

 

Seperti salah satu contoh, Setiap mau UTS atau UAS kampus menyediakan angket untuk mahasiswa mereview, memberi kritik & saran terhadap setiap dosen.

 

Jadi jika ada Mahasiswa yang kurang suka dengan cara mengajar dosen tertentu, cara berkomunikasi dosen tertentu atau bahkan sentimen terhadap dosen tertentu, kita bebas mengungkapkannya melalui angket.

 

Demokrasi di Kampus swasta di jakarta ini cukup terjaga karena yang saya rasakan setiap Mahasiswa boleh menyampaikan pikirannya.

 

Ketika diminta isi angket tersebut, di bagian kritik & saran untuk dosen saya selalu isi “Semangat pak/bu! Keren banget cara ngajarnya”. Ya karena memang tidak ada yang menjengkelkan dan baik-baik semua dosennya.  Dosen juga berupaya untuk membuat Mahasiswa memahami mata kuliah yang sedang diikuti.

 

Untuk orang yang sulit merasa nyaman di suatu lingkungan seperti saya, STTI NIIT I-Tech mampu mendapat nilai plus dari saya sebagai Mahasiswa terlebih kepada para penghuninya.

 

 

 

Jurusan di STTI NIIT I-Tech

 

 

 

Untuk Jurusan di STTI NIIT I-Tech ada Sistem Informasi dan Teknik Informatika. Kedua jurusan tersebur juga terbagi lagi.

 

Di jurusan Sistem Informasi ada Sistem Informasi Enterprise dan Multimedia, sedangkan di Jurusan Teknik Informatika terbagi menjadi Networking dan Mobile Programming.

 

Selengkapnya mengenai jurusan-jurusan di atas bisa dilihat di website STTI NIIT I-Tech langsung.

 

Saya lanjut ceritakan jurusan yang saya pilih pada kampus swasta di Jakarta ini, yakni Sistem Informasi, lebih tepatnya Enterprise Information System.

 

Saya mengambil jurusan ini karena saya menghindari hal yang sifatnya terlalu membutuhkan kemampuan teknis yang mendalam seperti advance programming. Saya memilih SI Enterprise memang sesuai minat dan tujuan saya kedepannya.

 

Oh iya, tidak perlu khawatir dapat materi kuliah yang aspal, karena materi Kuliah di STTI NIIT I-Tech diadopsi dari Cisco Networking Academy (CCNA), NIIT India, Microsoft Academy, dan Arena Multimedia India

 

 

 

Biaya Kuliah STTI NIIT I-Tech

 

Biaya Kuliah i-tech

 

 

Untuk biaya kuliah saya tidak akan menilai mahal atau murah, karena soal itu relatif.

 

Tapi menurut saya dengan biaya yang saya bayar, ilmu yang saya dapat dari dosen-dosen tercinta cukup layak.

 

Untuk biayanya sendiri silahkan cek disini di situs webnya STTI NIIT I-Tech langsung, pilih dulu jurusannya di menu pada web, nanti ada informasi biaya yang bisa didownload.

 

Saya tidak bahas detail disini karena memang biaya selalu mengalami update. Jadi biaya yang saya keluarkan belum tentu sama dengan biaya Mahasiswa Baru nantinya.

 

 

 

Kekurangan STTI NIIT I-Tech

 

STTI NIIT I-tech kekurangan

 

 

Dari tadi pasti pembaca mengira saya ini sedang berlebih-lebihan membagus-baguskan penilaian atas kampus sendiri.

 

Tenang! Kekurangan kampus swasta di Jakarta akan saya bahas juga kok. Masa iya kalau Universitas sebesar Harvard aja masih ada kekurangannya, STTI NIIT I-Tech tidak ada.

 

Kekurangannya antara lain adalah dari segi biaya.

 

‘Biaya terkesan mahal’, tapi itu saya kemukakan sebelum saya masuk STTI NIIT I-Tech, karena saya membandingkan dengan kampus-kampus murah seperti Universitas Pamulang, Unindra, UT, BSI, dsb.

 

Tapi setelah saya masuk, biaya yang saya bayar justru menurut saya cukup masuk akal mengingat apa-apa yang saya bahas di atas. Seperti birokrasi yang tidak sulit, penghuninya yang friendly dan kolaboratif, cara mengajar dosen yang implementatif dan lainnya.

 

STTI NIIT I-Tech ibarat perumahan ratusan juta di daerah yang harga pasaran tanahnya masih puluhan juta. Kalau dilihat hanya dari harga rumahnya memang jauh lebih mahal dibanding rumah-rumah di lingkungan non-perumahan.

 

Tapi setelah masuk kita baru sadar bahwa kita gak cuma beli rumah, tapi juga beli lingkungan, kenyamanan dan keamanan di perumahan tersebut.

 

Kekurangan lainnya ada di nama kampus I-Tech itu sendiri. Masih banyak yang merasa nama itu asing di telinganya.

 

Contoh kasus ketika saya ditanya teman-teman kantor saya yang notabene orang digital “Kuliah dimana bro?” , ketika saya jawab “di I-Tech” mereka pasti balik nanya “Dimana tuh?”.

 

Mungkin karena sebab itulah biaya kuliah di I-Tech akan dianggap cenderung mahal, karena orang cenderung akan membandingkan dengan kampus murah yang sudah punya nama seperti Unpam, Unindra, BSI, UT dan semacamnya.

 

Tapi pihak kampus tidak tinggal diam kok untuk urusan kurang tenarnya Nama ITech ini. Upaya yang dilakukan juga cukup maksimal, seperti misalnya bekerjasama dengan Huawei ICT Academy, mengadakan Seminar Online yang bisa diikuti secara umum, ikut pameran pendidikan, pernah juga saat saya sedang beli gorengan, saya melihat spanduk dan flyer STTI NIIT I-Tech di tiang listrik dan di pagar di belakang gerobak abang gorengannya. hehehe

 

Untuk itu jugalah saya membuat review ini, jadi ketika ada teman yang bertanya saya kuliah dimana? Saya tinggal berikan link artikel ini.

 

Nah untuk kekurangan terakhir, sebenarnya ini bukan kekurangan sih ya, tapi lebih ke ketidaksesuaian dengan behaviour Kebanyakan Mahasiswa yang taunya cuma bayaran, kuliah, lulus seperti saya. hehehe

 

Jadi pihak STTI NIIT I-Tech selalu ingin Mahasiswa terlibat dan berkontribusi untuk kemajuan kampus I-Tech. Mungkin ekspektasinya kepada Mahasiswa terlalu luas, kesannya seperti berharap ada kolaborasi antara Mahasiswa X ITech gitu.

 

Sebenarnya Bagus kan ya? Hanya mungkin belum sesuai saja sama mental kita para anak muda yang mimpinya jadi Bos. Mental orang kita mah kan kebanyakan begitu. Kalo udah kita bayar jangan suruh kita kerja juga dong. hehehe

 

Sepertinya review akan saya update lagi nanti, entah kapan, mungkin setelah saya lulus. Sementara itu dulu review saya tentang kampus sendiri.

 

Untuk yang mau tau lebih mendalam tentang sejarah kampus STTI NIIT I-Tech ini bisa di baca di Wikipedia langsung atau cek di websitenya langsung.

 

Itu dulu informasi dari saya. Walaupun tulisan ini adalah tulisan yang paling banyak “Hehehe” nya di blog saya, saya tetap berharap semoga informasi yang ada di blog Mahasiswa kelas karyawan STTI NIIT I-Tech ini bermanfaat buat kalian yang lagi cari Informasi dan review jujur tentang STTI NIIT I-Tech dan bermanfaat untuk STTI NIIT I-Tech itu sendiri.

Baca Juga…

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

4 Comments

  1. Andika Saputra

    Mantap

    Reply
  2. Febrina

    Ciamik

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *